<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Batas Waktu Pendaftaran PT Versus Hambatan dalam Sistem di Depkumham RI</title>
	<atom:link href="http://irmadevita.com/2008/batas-waktu-pendaftaran-pt-versus-hambatan-dalam-sistem-di-depkumham-ri/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irmadevita.com/2008/batas-waktu-pendaftaran-pt-versus-hambatan-dalam-sistem-di-depkumham-ri</link>
	<description>Info Kenotariatan dan Pertanahan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 11:07:30 +0100</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: elita</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/batas-waktu-pendaftaran-pt-versus-hambatan-dalam-sistem-di-depkumham-ri/comment-page-1#comment-6140</link>
		<dc:creator>elita</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Apr 2009 14:50:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/12/03/batas-waktu-pendaftaran-pt-versus-hambatan-dalam-sistem-di-depkumham-ri/#comment-6140</guid>
		<description>Selamat malam mbak Irma...boleh saya bertanya sedikit?. Didalam pendirian PT. Apakah seorang komisaris utama ( yg juga adalah pemegang saham mayoritas ) dapat duduk sebagai Direktur Utama?

Mohon sekali bantuan informasinya mengenai hal ini.

Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas perhatiaannya.

Sincerely,

Elita

JAWAB:
Mbak elita, Tidak boleh komisaris merangkap jabatan jadi Direktur. Karena kalau dalam negara ibaratnya komisaris adalah MPR nya, kemudian DIrektur adalah presidennya. Tidak boleh pengawas merangkap jadi pelaksana. salam hangat,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><span class='eg-image' style='float:right; margin-left:10px; display:block; width:50px' ><img src='http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=fa3a05752119cbd0bbb299fea57874e1&amp;size=50&amp;rating=G&amp;default=http%3A%2F%2Fwww.irmadevita.com%2Fimages%2Favatar.jpeg' width='50' height='50' alt='' /></span>Selamat malam mbak Irma&#8230;boleh saya bertanya sedikit?. Didalam pendirian PT. Apakah seorang komisaris utama ( yg juga adalah pemegang saham mayoritas ) dapat duduk sebagai Direktur Utama?</p>
<p>Mohon sekali bantuan informasinya mengenai hal ini.</p>
<p>Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas perhatiaannya.</p>
<p>Sincerely,</p>
<p>Elita</p>
<p>JAWAB:<br />
Mbak elita, Tidak boleh komisaris merangkap jabatan jadi Direktur. Karena kalau dalam negara ibaratnya komisaris adalah MPR nya, kemudian DIrektur adalah presidennya. Tidak boleh pengawas merangkap jadi pelaksana. salam hangat,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: LVRA</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/batas-waktu-pendaftaran-pt-versus-hambatan-dalam-sistem-di-depkumham-ri/comment-page-1#comment-5727</link>
		<dc:creator>LVRA</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2009 11:58:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/12/03/batas-waktu-pendaftaran-pt-versus-hambatan-dalam-sistem-di-depkumham-ri/#comment-5727</guid>
		<description>Selamat malam Mbak Irma,
Saat ini saya dan beberapa teman ingin mendirikan usaha klinik. Kami bersama2 menyetor modal untuk usaha ini. Menurut beberapa notaris yang sudah kami temui mereka menyarankan akta pendirian yayasan sementara tujuan kami usaha ini bukan bergerak dibidang sosial semata2 namun komersial juga. Mohon saran Mbak Irma untuk akta pendiriannya
 1. apakah dalam bentuk Yayasan ataukah PT
2. Adakah konsekuensi hukumnya bila akta pendiriannya adalah PT.
Sebelumnya kami mohon terimakasih atas informasinya.

Salam

LVRA</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><span class='eg-image' style='float:right; margin-left:10px; display:block; width:50px' ><img src='http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=3a343b4f25171e5f1be524e87ade8409&amp;size=50&amp;rating=G&amp;default=http%3A%2F%2Fwww.irmadevita.com%2Fimages%2Favatar.jpeg' width='50' height='50' alt='' /></span>Selamat malam Mbak Irma,<br />
Saat ini saya dan beberapa teman ingin mendirikan usaha klinik. Kami bersama2 menyetor modal untuk usaha ini. Menurut beberapa notaris yang sudah kami temui mereka menyarankan akta pendirian yayasan sementara tujuan kami usaha ini bukan bergerak dibidang sosial semata2 namun komersial juga. Mohon saran Mbak Irma untuk akta pendiriannya<br />
 1. apakah dalam bentuk Yayasan ataukah PT<br />
2. Adakah konsekuensi hukumnya bila akta pendiriannya adalah PT.<br />
Sebelumnya kami mohon terimakasih atas informasinya.</p>
<p>Salam</p>
<p>LVRA</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vita</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/batas-waktu-pendaftaran-pt-versus-hambatan-dalam-sistem-di-depkumham-ri/comment-page-1#comment-5285</link>
		<dc:creator>vita</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2009 11:36:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/12/03/batas-waktu-pendaftaran-pt-versus-hambatan-dalam-sistem-di-depkumham-ri/#comment-5285</guid>
		<description>Selamat malam Mbak Irma
Terima kasih infonya berguna sekali bagi kami notaris di daerah seperti saya karena mau telp ke Departemen susah banget.
Mbak saya punya masalah dengan salah nge-klik fian, saya terlambat baca postingan Mbak Irma terutama poin yang keempat..mestinya saya pilih fian 2 saja tapi saya pilih fian 2 dan fian 3.
Kalau mau mengembalikan dari awal pemilihan fian bagaimana? Dengan surat ke Dirjen AHU? Ada teman yang mengalami hal serupa tapi sampai 1 bulan tidak ditanggapi.
Mohon bantuan informasinya.
Terima kasih
vita-yogyakarta</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><span class='eg-image' style='float:right; margin-left:10px; display:block; width:50px' ><img src='http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=235bfc5ad32c989544f31d81ba7a74f1&amp;size=50&amp;rating=G&amp;default=http%3A%2F%2Fwww.irmadevita.com%2Fimages%2Favatar.jpeg' width='50' height='50' alt='' /></span>Selamat malam Mbak Irma<br />
Terima kasih infonya berguna sekali bagi kami notaris di daerah seperti saya karena mau telp ke Departemen susah banget.<br />
Mbak saya punya masalah dengan salah nge-klik fian, saya terlambat baca postingan Mbak Irma terutama poin yang keempat..mestinya saya pilih fian 2 saja tapi saya pilih fian 2 dan fian 3.<br />
Kalau mau mengembalikan dari awal pemilihan fian bagaimana? Dengan surat ke Dirjen AHU? Ada teman yang mengalami hal serupa tapi sampai 1 bulan tidak ditanggapi.<br />
Mohon bantuan informasinya.<br />
Terima kasih<br />
vita-yogyakarta</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

