<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Legalisasi atau Waarmerking?</title>
	<atom:link href="http://irmadevita.com/2008/legalisasi-dan-waarmerking/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irmadevita.com/2008/legalisasi-dan-waarmerking</link>
	<description>Info Kenotariatan dan Pertanahan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 11:07:30 +0100</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>By: Martha</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/legalisasi-dan-waarmerking/comment-page-1#comment-5946</link>
		<dc:creator>Martha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 10:26:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/01/17/legalisasi-dan-waarmerking/#comment-5946</guid>
		<description>Bu Irma, senang sekali menemukan blog Ibu.

Saya ingin bertanya, bagaimana kekuatan akta notaris tsb jika perjanjian dibacakan di depan WAKIL pihak pertama (ada surat kuasa) dan pihak kedua ? Dan stlh dibacakan, yg menandatangani pada saat itu baru pihak kedua saja (pihak pertama tanda tangan belakangan sebab berada di luar kota).

Apakah dalam hal ini pihak kedua cukup mempercayakan saja kpd notaris bahwa ybs pasti akan menjamin keberadaan pihak pertama? Sebab copy akta tsb (minuta ya namanya?) baru akan diberikan stlh selang bbrp hari.

Terima kasih atas bantuan Ibu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><span class='eg-image' style='float:right; margin-left:10px; display:block; width:50px' ><img src='http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=bc9d5e32b546bf70ca7f1ece0716c43d&amp;size=50&amp;rating=G&amp;default=http%3A%2F%2Fwww.irmadevita.com%2Fimages%2Favatar.jpeg' width='50' height='50' alt='' /></span>Bu Irma, senang sekali menemukan blog Ibu.</p>
<p>Saya ingin bertanya, bagaimana kekuatan akta notaris tsb jika perjanjian dibacakan di depan WAKIL pihak pertama (ada surat kuasa) dan pihak kedua ? Dan stlh dibacakan, yg menandatangani pada saat itu baru pihak kedua saja (pihak pertama tanda tangan belakangan sebab berada di luar kota).</p>
<p>Apakah dalam hal ini pihak kedua cukup mempercayakan saja kpd notaris bahwa ybs pasti akan menjamin keberadaan pihak pertama? Sebab copy akta tsb (minuta ya namanya?) baru akan diberikan stlh selang bbrp hari.</p>
<p>Terima kasih atas bantuan Ibu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Perri</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/legalisasi-dan-waarmerking/comment-page-1#comment-5918</link>
		<dc:creator>Perri</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 12:43:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/01/17/legalisasi-dan-waarmerking/#comment-5918</guid>
		<description>Yth. Ibu Irma Devita.
Bu, mohon penjelasan apakah suatu dokumen yang merupakan pernyataan kemudian tanda tangan dari pembuat pernyatan pada dokumen tersebut hanya berupa hasil print apakah sah atau tidak? 
Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><span class='eg-image' style='float:right; margin-left:10px; display:block; width:50px' ><img src='http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=d7cffb3d6de4e16fdedb505400a3060d&amp;size=50&amp;rating=G&amp;default=http%3A%2F%2Fwww.irmadevita.com%2Fimages%2Favatar.jpeg' width='50' height='50' alt='' /></span>Yth. Ibu Irma Devita.<br />
Bu, mohon penjelasan apakah suatu dokumen yang merupakan pernyataan kemudian tanda tangan dari pembuat pernyatan pada dokumen tersebut hanya berupa hasil print apakah sah atau tidak?<br />
Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aditya</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/legalisasi-dan-waarmerking/comment-page-1#comment-5260</link>
		<dc:creator>aditya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 00:35:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/01/17/legalisasi-dan-waarmerking/#comment-5260</guid>
		<description>Kalau surat perjanjiannya hanya memakai materai aja gimana?apa kuat..,terus waarmerking itu kuat ga.,? salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><span class='eg-image' style='float:right; margin-left:10px; display:block; width:50px' ><img src='http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=32d096f673b27d18b2b944b003f702c1&amp;size=50&amp;rating=G&amp;default=http%3A%2F%2Fwww.irmadevita.com%2Fimages%2Favatar.jpeg' width='50' height='50' alt='' /></span>Kalau surat perjanjiannya hanya memakai materai aja gimana?apa kuat..,terus waarmerking itu kuat ga.,? salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Irma Devita</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/legalisasi-dan-waarmerking/comment-page-1#comment-328</link>
		<dc:creator>Irma Devita</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 04:07:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/01/17/legalisasi-dan-waarmerking/#comment-328</guid>
		<description>Kalau sudah ditanda-tangani, memang lebih baik di Waarmerking daripada tidak sama sekali pak. Karena dengan di waarmerking setidak-tidaknya notaris memiliki file tersebut, sehingga apabila dikemudian hari ada sengketa mengenai isi yang sebenarnya dari perjanjian dimaksud, bisa dilihat dalam file notaris ybs. salam,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><span class='eg-image' style='float:right; margin-left:10px; display:block; width:50px' ><img src='http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=b6be813e7a5f31caca3227f0c7de79da&amp;size=50&amp;rating=G&amp;default=http%3A%2F%2Fwww.irmadevita.com%2Fimages%2Favatar.jpeg' width='50' height='50' alt='' /></span>Kalau sudah ditanda-tangani, memang lebih baik di Waarmerking daripada tidak sama sekali pak. Karena dengan di waarmerking setidak-tidaknya notaris memiliki file tersebut, sehingga apabila dikemudian hari ada sengketa mengenai isi yang sebenarnya dari perjanjian dimaksud, bisa dilihat dalam file notaris ybs. salam,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anggara</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/legalisasi-dan-waarmerking/comment-page-1#comment-324</link>
		<dc:creator>Anggara</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jan 2008 02:38:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/01/17/legalisasi-dan-waarmerking/#comment-324</guid>
		<description>saya baru tahu nih, jadi artinya kalau mau dilegalisasi, perjanjian tersebut tidak boleh ditandatangani terlebih dahulu ya bu. kalau sudah ditanda tangani bagaimana, siapa yang akan mengesahkannya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><span class='eg-image' style='float:right; margin-left:10px; display:block; width:50px' ><a rel='external nofollow' href='http://anggara.org'><img src='http://www.gravatar.com/avatar.php?gravatar_id=68472c73c8581d5870d8ecffd3bb60ac&amp;size=50&amp;rating=G&amp;default=http%3A%2F%2Fwww.irmadevita.com%2Fimages%2Favatar.jpeg' width='50' height='50' alt='' /></a></span>saya baru tahu nih, jadi artinya kalau mau dilegalisasi, perjanjian tersebut tidak boleh ditandatangani terlebih dahulu ya bu. kalau sudah ditanda tangani bagaimana, siapa yang akan mengesahkannya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

