Take a fresh look at your lifestyle.

Perbedaan Versi Draft Akta Pendirian PT.

49

Akhir-akhir ini terdapat beberapa jenis draft akta pendirian PT, yang beredar dalam berbagai versi. Ada yang versi pada waktu sosialisasi UUPT di Hotel Sahid Jakarta, ada pula yang versi Kongres Ikatan Notaris Indonesia di Semarang. Bahkan lagi rumor yang mengatakan bahwa draft akta pendirian PT akan dipersingkat lagi, dari semula sebanyak 20 pasal menjadi hanya 19 pasal. Hal ini dikarenakan belum adanya Peraturan Pelaksanaan dalam bentuk peraturan Menteri yang memuat mengenai draft standar akta pendirian PT berdasarkan UU No. 40/2007.

Karena keadaannya demikian, maka ada beberapa notaries yang menolak atau setidak-tidaknya menunda pembuatan akta pendirian PT, karena dikhawatirkan nantinya akan keluar format akta baru yang sama sekali berbeda dengan yang sudah beredar sekarang. Artinya, jika ada suatu PT yang seluruh anggaran dasarnya telah disesuaikan, kemudian dikhawatirkan terpaksa harus disesuaikan lagi dengan format dari Depkeh.

Hal ini tentu membingungkan bagi para pemilik usaha, karena mereka dituntut untuk harus menyesuaikan seluruh anggaran dasarnya sebelum tanggal 16 Agustus 2008.
Menanggapi keadaan tersebut, pada tanggal 5 Februari 2008 lalu dari pihak Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia sudah bertemu dengan Menteri Kehakiman Repulik Indonesia. Sebagai hasil pertemuan tersebut, disepakati bahwa sambil menunggu diterbitkannya Peraturan Menteri mengenai format akta standar untuk Perseroan Terbatas (yang terdiri dari 19 pasal), maka para notaries dapat tetap menggunakan format yang sudah ada (yang terdiri dari 20 pasal), baik yang versi sosialisasi di Hotel Sahid Jakarta maupun versi Kongres Ikatan Notaris Indonesia di Semarang. Menurut pendapat saya pribadi, draft akta pendirian versi Kongres lebih lengkap jika yang dibandingkan dengan versi sosialisasi pertama kali.

Demikian sekilas info… (semoga bermanfaat)

Leave A Reply

Your email address will not be published.