Ketentuan Pokok dan Larangan Yang diatur dalam Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa

Ketentuan Pokok dan Larangan Yang diatur dalam Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa

by / 0 Comments / 3382 View / 23/06/2011

Di bagian pertama, saya sudah membahas mengenai hal-hal yang wajib dipahami dan larangan dalam Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa. Bagian kedua saya juga akan mengulas mengenai pelaksanaan Kontrak yang perlu dicermati oleh para penyedia barang/ jasa.

Bagaimana hak dan kewajiban kedua belah pihak dalam pelaksanaan Kontrak?

Dalam pelaksanaan Kontrak para pihak memiliki hak dan kewajiban sebagai berikut:

Bersama-sama meninjau lapangan dan membuat Berita Acara serah terima lapangan.

Pelaksana menerima uang muka, dengan ketentuan; usaha kecil 30% dari nilai kontrak, selain usaha kecil, uang muka 20% dari nilai kontrak.

Tanggung jawab pekerjaan utama dilarang dialihkan, kecuali di sub kontrakkan kepada penyedia barang/ jasa spesialis. Apabila dilanggar ada sanksinya yaitu di denda sesuai dengan ketentuan kontrak.

Sistem pembayaran biasa berbentuk sertifikat bulanan ataupun pembayaran tahapan penyelesaian pekerjaan (termijn).

Bagaimana bila ada Perubahan Kontrak (Adendum / Amandemen)?

Perubahan Kontrak dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan dua belah pihak.

Bila ada perbedaan antara kondisi lapangan pada saat pelaksanaan dengan dokumen kontrak maka dapat dilakukan perubahan kontrak dengan alasan: adanya perubahan lingkup pekerjaan, perubahan metode kerja dan waktu pelaksanaan

Syarat perubahan kontrak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, teknisnya sesuai klausula kontrak dan ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Bisakah dilakukan pemutusan kontrak oleh Pengguna Barang dan Jasa?

Pihak pengguna barang/ jasa dapat memutuskan kontrak karena terjadinya force majeur atau bila salah satu atau kedua pihak cidera janji

Jika terjadi akibat kelalaian kontraktor, sanksinya:

1)    Jaminan pelaksanaan menjadi milik Negara

2)    Sisa uang muka harus dilunasi oleh penyedia barang/ jasa

3)    Membayar denda atau ganti rugi kepada Negara

4)    Pengenaan daftar hitam bagi penyedia barang/ jasa untuk jangka waktu tertentu.

Sebaliknya, bisakah dilaksanakan Pemutusan Kontrak dilakukan oleh penyedia barang/ jasa?

Pemutusan Kontrak dapat dilaksanakan karena kesalahan pengguna barang/ jasa,, sanksinya adalah ganti rugi sesuai Kontrak dan UU.

Pemutusan sepihak oleh pengguna jika denda keterlambatan akibat kesalahan kontraktor, sudah melebihi besarnya jaminan pelaksanaan.

Batal demi hukum jika isinya melanggar UU

Dapat dibatalkan jika KKN, curang dan pemalsuan dalam proses pengadaan ataupun pelaksanaan kontrak.

Bagaimana Proses Serah Terima Pekerjaan?

Setelah pekerjaan selesai 100%, kontraktor mengajukan permohonan.

Pengguna barang/ jasa menilai hasil pekerjaan , jika masih ada yang kurang sesuai diperbaiki.

Pengguna menerima penyerahan setelah seluruh selesai.

Kontraktor melakukan pemeliharaan sesuai kontrak dan dapat menerima rentensi dengan menyerahkan jaminan pemeliharaan

Masa pemeliharaan dapat melampaui tahun anggaran.

Untuk Pekerjaan permanen lamanya 6 bulan, sedangkan untuk Pekerjaan semi permanen lamanya 3 bulan

Apa sanksinya bila salah satu pihak melakukan kesalahan dalam proses serah terima pekerjaan?

Denda minimal 1% per hari dari nilai kontrak maksimum 5%.

Karena kesalahan pengguna barang/ jasa, yang bersangkutan harus membayar ganti rugi kepada penyedia barang/ jasa.

Konsultan Perencana yang tidak cermat harus menyusun kembali perencanaan dengan beban dan biaya konsultan dan/ atau di tuntut ganti rugi

Bila ada ada perselisihan apa yang harus dilakukan?

Sesuai dengan pasal 38 Perpres No. 54/ 2010, Penyelesaian Perselisihan antara dua belah pihak dilakukan di Indonesia sesuai dengan kontrak dan hukum di Indonesia dengan cara musyawarah untuk mufakat, mediasi, konsiliasi, arbitrasi  ataupun ke Pengadilan.

Keputusan final dan binding

Biaya penyelesaian perselisihan dipikul kedua belah pihak atau sesuai isi kontrak.

(Bersambung: “Karakteristik Masing-Masing Kontrak Pengadaan dan Larangannya

Your Commment

Email (will not be published)