<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Irma Devita &#187; Waris</title>
	<atom:link href="http://irmadevita.com/category/notariat/waris/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://irmadevita.com</link>
	<description>Info Kenotariatan dan Pertanahan</description>
	<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 00:21:48 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>AKIBAT NIKAH SIRI</title>
		<link>http://irmadevita.com/2009/akibat-hukum-dari-nikah-siri</link>
		<comments>http://irmadevita.com/2009/akibat-hukum-dari-nikah-siri#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 May 2009 05:05:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irma Devita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Perjanjian pra nikah]]></category>

		<category><![CDATA[Waris]]></category>

		<category><![CDATA[notariat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2009/05/08/akibat-hukum-dari-nikah-siri/</guid>
		<description><![CDATA[ Sekarang ini banyak kita jumpai pasangan yang
lebih memilih untuk melakukan nikah siri atau
nikah di bawah tangan terutama untuk kalangan
kelas menengah ke bawah, hal tersebut di
pengaruhi dengan keterbatasan pengetahuan
mengenai hukum, akibat yang akan di timbulkan
serta masalah biaya. Sedangkan untuk kalangan
menengah ke atas mandalilkan takut akan dosa dan zina serta masih banyak alasan yang lain. Contoh [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://irmadevita.com/2009/akibat-hukum-dari-nikah-siri/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pemilikan Tanah Secara Warisan (2)</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/pemilikan-tanah-secara-warisan-2</link>
		<comments>http://irmadevita.com/2008/pemilikan-tanah-secara-warisan-2#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 03:27:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irma Devita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<category><![CDATA[Pembagian Hak Bersama]]></category>

		<category><![CDATA[Waris]]></category>

		<category><![CDATA[notariat]]></category>

		<category><![CDATA[pertanahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/10/22/pemilikan-tanah-secara-warisan-2/</guid>
		<description><![CDATA[Menyambung tulisan saya sebelumnya mengenai Pemilikan Tanah Secara Warisan, maka berikut akan saya bahas mengenai pemilikan tanah dengan kondisi yang lainnya yaitu:
II. Sertifikat Masih Terdaftar Atas Nama Pasangan Pewaris.
Dalam kasus ini, sertifikat terdaftar atas nama Amir, namun isterinya yaitu Betty meninggal dunia. Sedangkan anak mereka ada 2 orang, yaitu Cici dan Didi.
Karena tanah tersebut terdaftar [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://irmadevita.com/2008/pemilikan-tanah-secara-warisan-2/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pemilikan Tanah Secara Warisan.</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/pemilikan-tanah-secara-warisan</link>
		<comments>http://irmadevita.com/2008/pemilikan-tanah-secara-warisan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Sep 2008 09:29:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irma Devita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Hibah]]></category>

		<category><![CDATA[Jual beli]]></category>

		<category><![CDATA[Pembagian Hak Bersama]]></category>

		<category><![CDATA[Waris]]></category>

		<category><![CDATA[notariat]]></category>

		<category><![CDATA[pertanahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/09/02/pemilikan-tanah-secara-warisan/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam kolom comment pada blog ini, sering sekali timbul pertanyaan mengenai bagaimana proses pemilikan ataupun peralihan hak yang diperoleh secara warisan. Oleh karena itu, saya merasa perlu untuk menuliskannya secara khusus melalui artikel ini.
Secara umum, pertanyaan mengenai pemilikan tanah secara warisan ini dapat kelompokkan berdasarkan kondisi perolehannya, yaitu:
1.	Sertifikat masih terdaftar atas nama Pewaris dan akan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://irmadevita.com/2008/pemilikan-tanah-secara-warisan/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Siapakah yang berhak Mewaris?</title>
		<link>http://irmadevita.com/2008/siapakah-yang-berhak-mewaris</link>
		<comments>http://irmadevita.com/2008/siapakah-yang-berhak-mewaris#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Jan 2008 09:45:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irma Devita</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Others]]></category>

		<category><![CDATA[Waris]]></category>

		<category><![CDATA[notariat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://irmadevita.com/2008/01/31/siapakah-yang-berhak-mewaris/</guid>
		<description><![CDATA[Berbicara mengenai hukum waris di Indonesia, maka kita harus berhadapan dengan 2 (dua) sistem hukum waris yang berlaku di Indonesia, yaitu:
1. sistem hukum waris perdata Barat yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum
Perdata Indonesia dan
2. sistem hukum waris secara Islam, yang masih terbagi dalam beberapa mashab, yaitu:
a. Perhitungan waris berdasarkan Mashab Syafei
b. Perhitungan waris berdasarkan Mashab [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://irmadevita.com/2008/siapakah-yang-berhak-mewaris/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
