Take a fresh look at your lifestyle.

SABU – Sistem Pendaftaran Online Untuk CV, Firma dan Persekutuan Perdata

(Sistem Administrasi Badan Usaha)

65,279

 

Ika sedang merintis usaha butik bunga di kawasan Dharmawangsa.  Bermula dari hobi merangkai bunga dan hasil rangkaian bunga dikirimkan Ika ke sobat-sobatnya. Ternyata  lama kelamaan hobi Ika makin menghasilkan uang karena banyak rekanan sobatnya yang memesan karangan bunga.  Karena bisnisnya makin maju, Ika berencana  lebih serius menekuni bisnisnya.  Dia mengajak Lala untuk menjadi rekanan bisnisnya. “ La, gimana kalau kita bikin CV aja dulu?”, tanya Ika. “Gue sih setuju aja Ka, apa ya persyaratan untuk bikin CV. Lo tau ngga cara pendaftarannya?”, ujar Lala.  “Dulu sih pendaftaran cukup dengan akta notaris dan didaftarkan di Pengadilan Negeri setempat” (lihat artikel Prosedur, cara dan syarat pendirian CV)

Sekarang ada  aturan baru tentang cara pendaftaran sesuai Permenkum dan HAM Nomor 17 tahun 2018 Tentang pendaftaran Persekutuan Komanditer, Persekutuan Firma, dan Persekutuan Perdata. Pendaftaran tersebut meliputi pendaftaran akta pendirian, pendaftaran perubahan anggaran dasar; dan pendaftaran pembubaran.

 

Menurut Permenkum HAM No. 17 tahun 2018, begini cara pendaftarannya:

Pada tanggal 12 Juli 2018 telah diterbitkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 17 Tahun 2018, yang diundangkan pada tanggal 1 Agustus 2018 tentang Pendaftaran Persekutuan Komanditer, Persekutuan Firma dan Persekutuan Perdata “Permenkumham No. 17/2018”). Sebelum terbitnya Permenkumham No. 17/2018 ini,  untuk mendirikan CV, Firma Maupun Persekutuan Komanditer (Maatschap), Notaris cukup membuat akta Pendiriannya dan selanjutnya mendaftarkannya ke Pengadilan Negeri setempat.

Sejak diterbitkannya Permenkumham No. 17/2018 tersebut, permohonan pendaftaran pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata harus dilakukan dengan terlebih dahulu dengan pengajuan nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata.Hal ini seperti yang biasa dilakukan terhadap pendirian badan hukum PT atau Yayasan (Pasal 3). Proses pengajuan penggunaan nama tersebut dilakukan oleh Pemohon kepada Menteri melalui Sistem Administrasi Badan Usaha (pasal 5) atau disingkat menjadi “SABU”.

Nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang diajukan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Ditulis dengan huruf latin;
  2. belum dipakai secara sah oleh CV, Firma, dan Persekutuan Perdata lain dalam Sistem Administrasi Badan Usaha;
  3. tidak bertentangan dengan ketertiban umum dan/atau kesusilaan;
  4. tidak sama atau tidak mirip dengan nama lembaga negara, lembaga pemerintah, atau lembaga internasional kecuali mendapat izin dari lembaga yang bersangkutan; dan
  5. tidak terdiri atas angka atau rangkaian angka, huruf, atau rangkaian huruf yang tidak membentuk kata.

Pengajuan nama dilakukan secara elektronik dengan mengisi Format Pengajuan Nama yang paling  sedikit memuat:

  1. nomor pembayaran persetujuan pemakaian nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata dari bank persepsi; dan
  2. nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang dipesan.

Permohonan pengajuan nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata akan dikenai biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia. Pembayaran biaya dilakukan melalui bank persepsi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Setelah daftar nama, apakah kita bisa langsung mendirikan CV?

Eittss ……….. tunggu dulu! Setelah daftar nama CV selanjutnya kita mesti menunggu dulu apakah pengajuan nama CV kita disetujui oleh Menteri. Menurut pasal 7,  persetujuan pemakaian nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata diberikan oleh Menteri secara elektronik.

Persetujuan tersebut paling sedikit memuat:

  1. nomor pemesanan nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata;
  2. nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang dapat dipakai;
  3. tanggal pemesanan;
  4. tanggal daluwarsa; dan
  5. kode pembayaran.

Persetujuan hanya untuk 1 (satu) nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata.  Jika nama tidak memenuhi persyaratan pengajuan dan pemakaian nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata  maka Menteri dapat menolak nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata tersebut secara elektronik. Pemakaian nama CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang telah mendapat persetujuan Menteri berlaku untuk jangka waktu paling lama 60 (enam puluh) Hari. Jadi nama yang sudah disetujui harus segera ditindak lanjuti dengan pembuatan akta CV, Firma dan Persekutan Perdatanya dan dilanjutkan ke proses pendaftarannya melalui SABU ya! :)

Selanjutnya baru pemohon harus mengajukan permohonan pendaftaran pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata melalui Sistem Administrasi Badan Usaha paling lama 60 (enam puluh) hari terhitung sejak tanggal akta pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata telah ditandatangani. Permohonan dilakukan dengan cara mengisi Format Pendaftaran.  Jika pendaftaran pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata melebihi jangka waktu maka permohonan pendaftaran pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata tidak dapat diajukan kepada Menteri.

Apakah akan dikenakan biaya?

Pendaftaran pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata dikenai biaya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang PNBP yang berlaku pada kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum dan hak asasi manusia. Pembayaran biaya pendaftaran dilakukan melalui bank persepsi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di jaman yang sudah serba online ini, pengisian Format Pendaftaran diunggah secara elektronik dan  juga harus dilengkapi dengan dokumen pendukung berupa:

  1. pernyataan secara elektronik dari Pemohon yang menyatakan bahwa dokumen untuk pendaftaran CV, Firma, dan Persekutuan Perdata telah lengkap; dan
  2. pernyataan dari Korporasi mengenai kebenaran informasi pemilik manfaat CV, Firma, dan Persekutuan Perdata.

Selain itu Pemohon juga harus mengunggah akta pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata.

Dokumen untuk pendaftaran CV, Firma, dan Persekutuan Perdata disimpan Notaris, yang meliputi:

  1. minuta akta pendirian CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang paling sedikit memuat;
    • identitas pendiri yang terdiri dari nama pendiri, domisili, dan pekerjaan;
    • kegiatan usaha;
    • hak dan kewajiban para pendiri; dan
    • jangka waktu CV, Firma, dan Persekutuan Perdata.
  1. fotokopi surat keterangan mengenai alamat lengkap CV, Firma, dan Persekutuan Perdata.

Pemohon wajib mengisi pernyataan secara elektronik yang menyatakan Format Pendaftaran dan keterangan mengenai dokumen pendukung telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta Pemohon bertanggung jawab penuh terhadap Format Pendaftaran dan keterangan tersebut.

Surat Keterangan Terdaftar (SKT)

Berbeda dengan PT yang setelah di daftarkan mendapatkan produk akhir berupa Surat Keputusan Menteri atau surat pemberitahuan penerimaan perubahan dataperusahaan, setiap pendaftaran CV, Firma dan Persekutuan Perdata secara online mendapatkan hasil berupa Surat Keterangan Terdaftar (SKT). Berbeda pula dengan PT, SKT ini bukan merupakan bukti pengesahan atau pengukuhan CV, Firma maupun Persekutuan perdata tersebut menjadi suatu badan hukum.

Menteri menerbitkan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) CV, Firma, dan Persekutuan Perdata secara elektronik. Dalam hal ini Notaris dapat langsung melakukan pencetakan sendiri SKT CV, Firma, dan Persekutuan Perdata, menggunakan kertas berwarna putih ukuran F4/folio dengan berat 80 (delapan puluh) gram. Seperti halnya ketentuan dalam pencetakan akta PT, maka SKT tersebut wajib ditandatangani dan dibubuhi cap jabatan oleh Notaris serta memuat frasa yang menyatakan Surat Keterangan Terdaftar ini dicetak dari Sistem Administrasi Badan Usaha.

Dengan adanya Permenkum HAM ini, bagaimana jika  CV sudah terlanjur di daftarkan ke Pengadilan?

Pada saat Peraturan Menteri ini mulai berlaku, CV, Firma dan Persekutuan Perdata yang telah terdaftar di Pengadilan Negeri berdasarkan peraturan perundang-undangan, dalam jangka waktu 1 (satu) tahun setelah diundangkannya Peraturan Menteri tersebut, yaitu selambat-lambatnya tanggal 1 Agustus 2019,  ini wajib melakukan pencatatan pendaftaran tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri ini. Pencatatan pendaftaran diperbolehkan menggunakan nama yang sudah dipakai secara sah oleh CV, Firma, dan Persekutuan Perdata yang sudah terdaftar dalam Sistem Administrasi Badan Usaha danPencatatan pendaftaran ini tidak dikenakan PNBP alias GRATIS.

“Wah,sekarang udah makin canggih aja ya, bahkan daftar CV cukup unggah  berkas secara elektronik jadi kita tidak perlu ribet-ribet urus berkas”, ujar Lala. “Lagipula dengan adanya Permekum HAM ini bisa meminimalisir adanya nama CV/Firma/ Mastchaap yang sama. Hayuk deh Ka, secepatnya  mulai tentukan nama CV kita”.

 

Referensi Hukum:

Permenkum HAM No 17 tahun 2018 Tentang pendaftaran Persekutuan Komanditer, Persekutuan Firma, dan Persekutuan Perdata

Sumber image: www.ahu.go.id

Baca juga:

  1. Prosedur, Cara dan Syarat Mendirikan CV http://bit.ly/aiZh56
  2. Firma Sebagai Alternatif Bentuk Usaha http://bit.ly/KF0SBW
  3. Maatschap (Persekutuan Perdata) http://bit.ly/KYHfDm
13 Comments
  1. Nat Sim says

    Bagaimana pendaftaran (ulang – karena sebelumnya telah dicatatkan di pengadilan negeri) nama persekutuan perdata yang menggunakan “&” apakah diperbolehkan?

    jawab :

    Apabila pemesanan nama untuk pendirian Persekutuan Perdata baru dengan nama menggunakan simbol “&” awalnya permohonan nama disetujui terlebih dahulu, kemudian setelah beberapa saat akan muncul lagi bahwa pemesanan nama tersebut ditolak. Namun apabila nama Persekutuan Perdata yang sudah lama dan telah dicatatkan di pengadilan negeri, karena hanya untuk pencatatan saja, maka itu diperbolehkan, sebab untuk nama-nama Persekutuan Perdata lama yang ingin dicatatkan di SABU Online tidak memerlukan verifikasi data di SABU Online.

    demikian semoga bermanfaat.

  2. Iwan says

    Untuk pendaftaran cv kalau tidak keliru tidak ada pembayaran pnbp, mohon dikoreksi jika keliru, tks bu

    jawab :

    Kalau untuk sekarang, coba liat di Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Lihat pada Lampiran di Kolom Nomor I huruf K angka 1 sampai 4, untuk Persekutuan Komanditer, baik pemesanan nama, pendaftaran pendirian, pendaftaran perubahan dan pemberitahuan pembubaran Persekutuan Komanditer ada tarif PNBP nya pak.

    demikian semoga bermanfaat.

  3. Elen says

    Selamat Malam Bu Irma,, mohon informasi …. Bagaimana nasib cv yg terlambat melakukan penyesuaian, langkah apa yg harus sy lakukan? karena jujur sy baru tahu informasi di atas.

    Terima Kasih Bu Irma, sy berharap mendapatkan feed back dr Bu Irma.

    jawab :

    maaf baru bisa menjawab sekarang bu. kalo belum di daftar, buru-buru saja untuk didaftarkan, dikarenakan sebenarnya di dalam Permenkumham Nomor 17 Tahun 2018 tentang Pendaftaran CV, Firma dan Persekutuan Perdata tidak ada sanksi bagi yang tak mendaftar atau terlambat mendaftar, semua dikembalikan lagi kepada Badan Usaha yang bersangkutan, yang paling berpengaruh adalah nama CV anda kalau tidak buru-buru untuk dicek dan didaftarkan, bisa dipakai oleh pemohon lain. saran saya, anda buru-buru ke notaris untuk mengecek nama CV anda apakah masih bisa dipakai atau tidak. kalau belum dipakai oleh pemohon lain, segera daftarkan CV anda tersebut, dan juga, kalau CV tersebut belum mempunyai email khusus untuk admin, buat email atau anda minta tolong kepada notaris untuk dibuatkan email khusus sebagai email admin CV yang nantinya email tersebut akan digunakan untuk membuat id di OSS. Baru setelah itu masuk kepada tahap pembuatan NIB dan Izin Usaha.

    demikian.

  4. Yos Marseliano says

    Dear Ibu Irma,

    Mohon bantuan informasi dari Ibu untuk beberapa hal yang masih menjadi ganjalan bagi saya sebagai berikut :

    1. Terkait pencatatan CV yang sudah terlanjur didirikan sebelum Permenhumkam tersebut ke SABU apakah harus melalui notaris? jika harus melalui notaris, apakah bisa menggunakan jasa notaris selain notaris awal saat pendirian CV? mengingat kantor notaris yang dulu saya gunakan jasanya tidak lagi berkantor di tempat yang sama (pindah kantor).

    2. Apakah pada saat akan mencatatkan CV ke SABU tersebut wajib dibuatkan Akta Perubahan?

    3. Di OSS sendiri apakah bisa pihak pengusaha sendiri yang mengisi data perusahaan dan mengurus sampai keluarnya SIUP dan NIB tanpa bantuan notaris?

    Demikianlah pertanyaan saya, besar harapan saya mendapatkan pencerahan dari Ibu.

    Terima kasih banyak atas bantuan dan tanggapan dari Ibu.

    Salam,
    Yos

    jawab :

    1.Kalau untuk mengakses ke AHU Online dan SABU Online memerlukan bantuan jasa Notaris, karena Notaris yang mempunyai idnya. Terkait dengan pencatatan nama CV di SABU, Notaris mana saja bisa untuk mengakses SABU asalkan Notaris tersebut mempunyai id SABU. Nanti dari pihak Notaris akan membantu untuk melakukan proses pencatatan data-data CV, anda tinggal memberikan data-data yang dibutuhkan untuk diakseskan ke SABU.

    2.Apabila nama CV sudah tidak bisa dipakai dalam arti sudah digunakan oleh pemohon lain, maka baru nanti dari pihak Notaris akan membuatkan perubahan akta mengenai perubahan nama CV. Namun apabila setelah dicek ternyata nama CV masih bisa digunakan di SABU, maka harusnya tidak perlu dibuatkan akta perubahan CV.

    3.Kalau untuk mengakses OSS, dari pihak perusahaan sebenarnya bisa. Anda buat id di website OSS dengan mencantumkan NIK penanggung jawab dan email perusahaan untuk admin. Baru setelah itu anda tinggal mengakses untuk pembuatan NIB dan Izin Usahanya.

    demikian semoga bermanfaat.

  5. Aji saputra says

    Kalo sdh byr dst, ternyata nama yg diajukan sdh terpakai orang lain bagemana min

    jawab :

    Setau saya pengajuan pemesanan nama persekutuan komanditer (CV), apabila nama CV disetujui maka jangka waktu kadaluarsa pengajuan nama kurang lebih 60 hari. Jika lewat 60 hari maka otomatis nama CV tersebut menjadi bebas dan tidak ada yang memiliki. Apabila ada yang mengajukan kembali untuk menggunakan nama tersebut, otomatis diterima oleh sistem. Jadi apabila nama yang diajukan sudah terpakai orang lain, berarti itu adalah kesalahan anda sendiri dan otomatis pemesanan nama tersebut hangus karena melewati jangka waktu kadaluarsa.

    demikian semoga bermanfaat.

  6. Safrudin mp siahaan says

    Pencatatan pendaftaran cv apakah harus melalui notaris

    jawab :

    Jadi sejak berlakunya Permenkumham Nomor 17 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Persekutuan Komanditer, Persekutuan Firma dan Persekutuan Perdata, kalau sebelumnya pendaftaran CV dilakukan melalui pengadilan, semenjak tanggal 1 Agustus 2018 diberlakukan pendaftaran CV melalui Sistem Administrasi Badan Usaha (SABU) pada Direktorat Administrasi Hukum Umum (AHU). Sistem SABU ini mengadopsi sistem pendaftaran online PT atau lebih dikenal dengan SABH pada AHU Online. Untuk pengajuan pendaftarannya hanya bisa dilakukan oleh Notaris, sebab hanya notaris yang memiliki id dan passwordnya. Jika ada badan usaha lain selain notaris yang menawarkan jasa untuk bisa membantu melakukan pendaftaran di SABU, berarti mereka itu adalah penyedia jasa yang dimiliki notaris ataupun yang bekerjasama dengan notaris.

    demikian semoga bermanfaat

  7. wulan says

    mba mau nanya kalau perusahaan lama seperti Cv wajibkah mendaftar di oss padahal sebelumnya telah terdaftar di pengadilan negeri ? tolong jawabnya

    jawab :

    Sesuai dengan ketentuan peralihan pada Pasal 23 Permenkumham Nomor 17 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Persekutuan Komanditer, Persekutuan Firma, dan Persekutuan Perdata menerangkan bahwa sejak Peraturan Menteri ini berlaku, maka khususnya CV yang telah terdaftar di Pengadilan Negeri berdasarkan peraturan perundang-undangan, diberikan jangka waktu 1 (satu) tahun tepatnya sejak tanggal 1 Agustus 2018 untuk melakukan pencatatan pendaftaran di Sistem Administrasi Badan Usaha (SABU) dan Online Single Submission (OSS) dengan tujuan untuk mendata CV yang sudah berdiri sejak lama dan terutama untuk menghilangkan nama yang sama pada CV tersebut. Dengan kata lain sebagai perlindungan nama, karena nama-nama yang sudah didaftarkan di SABU tidak akan dapat dipergunakan lagi oleh CV lain yang baru akan berdiri atau mau mendaftarkan diri, jadi otomatis apabila ada nama CV yang sama, maka harus dilakukan perubahan nama agar tidak terjadi pemakaian nama yang sama pada CV.

    Kemudian mengenai OSS terutama untuk pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB), NIB ini sendiri adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh OSS. Dalam hal ini NIB bisa dikatakan berlaku sebagai TDP, API dan Akses Kepabeanan. Kalau sebelumnya pembuatan perizinan diajukan secara terpisah dan ke instansi yang berbeda, maka di OSS prosesnya sudah disatukan. Memang masih ada badan usaha yang menggunakan Keterangan Domisili, SIUP dan TDP sebagai izin usaha, namun pemerintah sudah melakukan penyeragaman agar setiap badan usaha baik perseorangan maupun non perseorangan ataupun bentuk lain untuk melakukan pendaftaran di OSS. Nanti hubungannya misalnya untuk pembukaan rekening badan usaha, apabila tidak memiliki NIB, maka akan dipersulit untuk membuka rekening badan usaha tersebut.

    demikian semoga bermanfaat.

  8. libersa says

    Kalau kita sudah memiliki izin dari oss apakah harus mendaftar lagi di kemenkumham mohon penjelasanya

    jawab :

    Maksudnya apakah terjadi perubahan akta CV, Firma dan/atau Persekutuan Perdata atau pembuatan CV, Firma dan/atau Persekutuan Perdata baru? Izin dari OSS bisa keluar apabila sebelumnya kita mencatatkan/mendaftarkan terlebih dahulu akta pendirian dan/atau perubahan CV, Firma dan/atau Persekutuan Perdata kita di SABU Online. Jadi ketentuannya memang harus didaftarkan terlebih dahulu aktanya di SABU Online sehingga keluarlah Surat Keterangan Terdaftar, baru setelah itu OSS dengan akun CV, Firma dan/atau Persekutuan Perdata nya bisa diakses. Terkait dengan izin OSS, apabila terjadi perubahan akta CV, Firma dan/atau Persekutuan Perdata, perubahannya tetap harus didaftarkan/dicatatkan di SABU online agar riwayat dari CV, Firma dan/atau Persekutuan Perdata tersebut ada di sisminbakum kemenkumham, apalagi kalau perubahan yang terjadi terkait dengan izin usaha, maka pada izin usahanya juga harus dirubah/ditambah di OSS.

    demikian semoga bermanfaat.

  9. Farah says

    Kita sudah punya CV yg disahkan oleh pengadilan negeri sekarang mau disahkan oleh SABU, apakah harus membuat akta ulang di notaris, dan pesan nama lagi, karena takutnya nama CV kita sudah dipakai oleh orang lain..

    jawab :

    Kalau begitu sebaiknya minta tolong kepada notaris untuk mengecek nama CV yang anda punya. Apabila nama CV belum ada yang memakai, segera untuk dilakukan pencatatan pendaftran CV, nanti akan keluar Surat Keterangan Pencatatan dari SABU. Namun apabila ternyata nama CV sudah ada yang terlebih dahulu mencatatkannya di SABU, maka anda harus membuat akta perubahan untuk merubah nama CV, baru kemudian dilakukan proses pendaftaran. Nanti akan keluar Surat Keterangan Terdaftar.

    demikian.

  10. adi says

    setelah pengajuan nama CV, untuk mengecek nama CV disetujui dari mana bu?

    jawab :

    Bisa dicek di kolom daftar pengajuan nama CV pak. Nanti akan ada pemberitahuan, jika nama yang diajukan serupa dengan nama CV yang telah diajukan oleh pemohon lain maka akan muncul catatan “Saya bersedia membatalkan, mengganti nama, dan/atau dibatalkan oleh Menteri Hukum dan HAM jika nama yang saya ajukan bertentangan dengan Pasal 5 ayat (2) Permenkumham Nomor 17 Tahun 2018 dan Peraturan Perundang-undangan lainnya” dan jika nama CV yang diajukan belum digunakan oleh pemohon yang lain, maka akan muncul catatan “ Peringatan : Segala bentuk gugatan pihak ketiga terkait pengajuan nama ini menjadi tanggung jawab pemohon”, dan pilih ajukan nama. Nantinya nama akan otomatis masuk ke dalam kolom daftar pengajuan nama CV, dengan kata lain nama tersebut telah disetujui.

    demikian

  11. agus sofian says

    mba. Irma ..mau tanya…..
    kalau akta cv yang dibuat januari 2017 tapi belum didaftarkan ke pengadilan , dan saat ini mau didaftarkan ke menkumham apakah masih bisa/ berlaku, dan bagaimana caranya untuk tetap bisa menggunakan nama cv yang sama….terima kasih

    jawab :

    pertanyaan saya, apakah CV ini aktif atau tidak yah pak? saran saya: pertama coba anda cek terlebih dahulu nama CV anda di notaris, karena ditakutkan nama tersebut sudah terpakai oleh pemohon lain. kedua kalau ternyata nama CV belum ada yang pakai, segera daftarkan CV tersebut ke pengadilan dikarenakan kalau permohonan pencatatan pendaftaran CV lama di SABU biasanya akan meminta nomor register dari pengadilan, nanti produknya bernama Surat Keterangan Pencatatan, kecuali apabila bapak melakukan pendaftaran/pendirian CV baru, nanti produk yang muncul namanya Surat Keterangan Terdaftar.

    demikian.

  12. Agus sofian n says

    Mau.tanya mba…..
    Kalau sdh ada akta notaris pendirian cv tahun 2017namun belum terdaftar di panitera pengadilan negeri, saat ini ingin mendaftarkan ke oss, langkah apa yg harus sy lakukan…trims

    jawab :

    mengingat waktu dan biaya, jika CV anda bukan CV aktif, saran saya sebaiknya bapak membuat pendirian CV baru, namun jika CV anda adalah CV yang aktif, saran saya sebaiknya : pertama coba anda cek terlebih dahulu nama CV anda di notaris, karena ditakutkan nama tersebut sudah terpakai oleh pemohon lain. kedua kalau ternyata nama CV belum ada yang pakai, segera daftarkan CV tersebut ke pengadilan dikarenakan kalau permohonan pencatatan pendaftaran CV lama di SABU biasanya akan meminta nomor register dari pengadilan, nanti produknya bernama Surat Keterangan Pencatatan, kecuali apabila bapak melakukan pendaftaran/pendirian CV baru, nanti produk yang muncul namanya Surat Keterangan Terdaftar. ketiga setelah SKT terbit, baru anda melakukan pendaftaran di OSS, namun sebelumnya anda membuat email untuk admin CV tersebut dan baru anda buat id CV untuk pembuatan NIB dan Izin Usahanya.

    demikian.

  13. Andries says

    Mau tanya mbak Irma…
    kl misalkan kita melakukan pendaftaran CV. lama yang sudah terdaftar di Pengadilan Negeri kemudian pada saat penginputan data seperti nomor akta dan tanggal akta terjadi kesalahan input data oleh staff notaris dan Surat Keterangan sudah terlanjur keluar dan sudah dicetak gimana solusinya untuk memperbaiki kesalahan input data tersebut ya mbak…jika kita bubarkan dulu CVnya kemudian kita buatkan akta baru dengan nama yang sama apakah bisa seperti itu mbak.Terima kasih.

    jawab :

    Saran saya, coba anda dan/atau karyawan notaris konsultasikan dengan AHU di Pelayanan Jasa Hukum AHU yang terletak di Gedung CIk’s, Jalan Cikini Raya Nomor 84-86, Menteng, Jakarta Pusat. Biasanya nanti anda akan diberitahu untuk mengirimkan surat permohonan beserta data-data kelengkapan ke email CS atau Humas milik AHU untuk nantinya dibantu dari bagian IT untuk merubah data, namun saya kurang tau untuk PNBP apakah ada atau tidak. Oleh karena itu anda bisa langsung konsultasikan disana mengenai hal tersebut. Kalo untuk pembubaran, menurut saya itu adalah alternatif terakhir. Kalo bisa dikonsultasikan terlebih dahulu ke kantor Pelayanan Jasa Hukum AHU.

    demikian.

Leave A Reply

Your email address will not be published.